Apakah misa malam Paskah wajib diikuti oleh umat Katolik? Pertanyaan sejenis ini mungkin muncul di kalangan umat yang tidak terlalu religius dan tidak dekat dengan kehidupan gereja.
Misa malam Paskah disebut juga dengan Misa Vigili Paskah. Misa ini menjadi perayaan resmi pertama untuk merayakan kebangkitan Yesus Kristus.
Tiap perayaan hari raya, seperti Paskah dan Natal, gereja pasti akan penuh dengan umat. Jumlah umat yang beribadah pasti jauh lebih banyak dibandingkan ibadah di hari-hari biasa.
Dalam rangkaian ibadah Paskah Katolik, terdapat Misa Malam Paskah atau Vigili di hari Sabtu dan juga Misa Paskah di hari Minggu. Misa Malam Paskah dilakukan setelah matahari terbenam pada Sabtu Suci atau tengah malam. Apakah Misa Malam Paskah wajib diikuti oleh umat Katolik?
Di gereja Katolik tidak ada aturan yang mewajibkan bahwa seluruh umat harus ikut Misa Malam Paskah. Umat hanya dianjurkan untuk ikut. Perkara ikut misa atau tidak itu menjadi urusan pribadi masing-masing.
Berdasarkan informasi yang bersumber dari situs web resmi Paroki Alam Sutera Gereja Santo Laurensius, www.santo-laurensius.org, malam (Sabtu) Paskah adalah saat manusia merasakan sukacita sambil berjaga-jaga menantikan kebangkitan Tuhan. Kata vigili berasal dari bahasa Latin, vigilare yang artinya berjaga-jaga.
Saat Malam Paskah, umat Katolik juga akan mengenangkan kembali Sakramen Baptis yang telah diterima. Sakramen Baptis merupakan tanda seseorang diterima sebagai anggota keluarga Gereja Katolik. Barangkali, itulah yang menyebabkan Malam Paskah selalu dirayakan secara meriah.
Namun, sejatinya yang perlu diikuti adalah Misa Paskah di hari Minggu. Misa ini merupakan puncak perayaan dari rangkaian ibadah Paskah dan sarana untuk melihat kuasa kebangkitanNya.
Apakah Misa Malam Paskah wajib diikuti? Jawabannya adalah tidak wajib diikuti. Namun, sebagai umat yang taat dan percaya, adalah lebih baik jika bisa mengikuti misa secara bersama-sama. (ELZ)