
RENCANA pertemuan Presiden Prabowo Subianto dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri bergulir sejak lama. Namun, hingga kini, rencana tersebut urung terjadi.
Pertemuan kedua tokoh tersebut dinanti karena diprediksi menentukan konstelasi politik Indonesia. Diketahui, hingga saat ini, PDI Perjuangan berada di luar Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus yang mendukung Presiden Prabowo Subianto.
Pertemuan Megawati dan Prabowo nantinya akan menentukan apakah PDI Perjuangan merapat ke pemerintahan atau justru berada di luar KIM Plus.
Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani menyebut pertemuan antara Megawati dengan Prabowo segera berlangsung. Kendati demikian, Puan tidak mengungkapkan kapan pertemuan akan berlangsung.
"Secepatnya," kata Puan di Jakarta, Rabu (2/4).
Puan enggan memastikan pertemuan tersebut karena menilai Prabowo memiliki kesibukan sebagai kepala negara. Begitu juga dengan Megawati yang tidak menggelar open house Lebaran di kediamannya.
Jadi Pak Prabowo pasti ada kesibukan dan Ibu Mega juga tidak ada open house. Jadi setelah Lebaran ini setelah libur Lebaran pasti ada pertemuan secepatnya," katanya.
Sementara itu, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad sepakat dengan Puan. Ia menginginkan pertemuan Megawati dan Prabowo segera terealisasi. Ia mengaku juga sempat membahas rencana pertemuan tersebut dengan Puan.
"Nah itu sama-sama, sepakat, itu secepatnya, secepatnya itu kapan ayo kita tunggu aja tadi sudah sempat ngomong dikit-dikit sih sama Mbak Puan," katanya.
Pengamat politik sekaligus peneliti Populi Center Usep S Ahyar menyebut pertemuan meyakini pertemuan Megawati dan Prabowo bakal terjadi. Ia menilai kedua tokoh tersebut mempunyai hubungan yang baik.
"Keduanya kan punya kepentingan dan sama-sama membutuhkan. Apalagi Bu Mega dan Pak Prabowo hubungannya kan baik, tidak ada masalah. Bahkan, Bu Mega mengucapkan terima kasih kepada Prabowo karena memulihkan nama baik Soekarno," katanya. (H-3)