
HUJAN deras memicu tanah longsor di Kampung Cicadas Desa Sukajadi Kecamatan Cibinong Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (3/4). Akibat kejadian itu, material tanah longsor menutupi badan jalan milik Pemerintah Provinsi Jawa Barat.
Berdasarkan informasi, longsor terjadi pada tanah di bahu jalan yang berada di permukiman warga. Guyuran hujan yang cukup deras membuat kondisi tanah menjadi gembur.
"Kejadiannya sekitar pukul 16.00 WIB saat hujan deras," kata Camat Cibinong, Neng Didi, dihubungi, Kamis (3/4) malam.
Tinggi tanah atau tebing yang longsor sekitar 2 meter dari bahu jalan. Materialnya yang ambrol kemudian bergerak menutup badan jalan.
"Ruas jalan yang tertutup longsor merupakan milik provinsi. Makanya kami segera koordinasikan dengan Dinas PUTR," ungkapnya.
Tak ada korban pada peristiwa tersebut. Demikian juga tak ada bangunan rumah yang terdampak.
"Hanya akses kendaraan yang sempat tersendat. Badan jalan dipenuhi tanah dan lumpur. Kondisi ini mengakibatkan jalan menjadi licin," jelas Didi.
Warga berupaya menangani evakuasi material tanah longsor dengan peralatan seadanya. Hingga pukul 18.00 WIB, arus lalu lintas kendaraan sudah bisa berjalan lancar.
"Awal terjadi longsor, kondisi tanah masih cukup labil. Tanahnya masih bergerak. Tapi sekarang sudah bisa ditangani secara manual. Warga bergotong royong. Arus lalu lintas kendaraan mulai normal, tapi diterapkan sistem buka-tutup," ucap dia.
Ruas badan jalan yang tertutup longsor merupakan akses menuju ke kawasan wisata air terjun Curug Sawer. Di tengah masa libur Lebaran saat ini yang bertepatan musim hujan, Didi mengimbau masyarakat waspada dengan potensi bencana di ruas-ruas jalan yang rawan longsor.
"Waspada, karena tingginya curah hujan cukup berpotensi memicu bencana, terutama di jalur selatan Cianjur," pungkas Didi. (H-4)