Liputan6.com, Jakarta - Maria Branyas Morera, wanita tertua di dunia yang meninggal pada usia 117 tahun pada Agustus 2024, memberikan wawasan berharga tentang cara mencapai umur panjang. Berkat penelitian mendalam terhadap genom, kesehatan usus, dan gaya hidupnya, ilmuwan kini menemukan cetak biru untuk hidup lebih lama dan lebih sehat.
Genetika dan Sistem Imun Kuat
Branyas lahir di San Francisco pada 1907 dan menghabiskan sebagian besar hidupnya di Catalonia, Spanyol. Usianya melampaui rata-rata harapan hidup di wilayah tersebut hingga lebih dari 30 tahun.
Para ilmuwan yang mempelajari genomnya menemukan bahwa dia memiliki variasi gen yang terkait dengan sistem imun yang lebih kuat, risiko kanker yang lebih rendah, serta perlindungan dari peny...