Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (kedua kanan) menyalami warga saat menggelar open house atau gelar griya di rumah dinas, Menteng, Jakarta, Senin (31/3/2025). Gubernur DKI Jakarta menggelar gelar griya saat Hari Raya Idul Fitri 1446 H yang dihadiri sejumlah tokoh dan berbagai elemen masyarakat.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Gubernur Jakarta Pramono Anung menyatakan daerahnya telah melakukan persiapan untuk menghadapi pendatang usai momen Lebaran. Dia memprediksi akan banyak pendatang yang akan masuk ke Jakarta pada tahun ini.
Menurut Pramono, saat ini terjadi banyak pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah daerah. Ia menilai, hal itu akan berdampak kepada meningkatnya jumlah pendatang yang akan ke Jakarta.
"Jadi ini memang problem yang pasti akan dihadapi Jakarta dalam kondisi yang seperti ini. Tanpa menutup mata kan beberapa daerah melakukan PHK dan sebagainya, dan untuk itu Jakarta pasti mempersiapkan diri," kata dia, Rabu (2/4/2025).
Ia menegaskan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta tidak akan menggelar operasi yustisi kepada para pendatang. Pasalnya, para pendatang itu juga memiliki hak untuk masuk ke Jakarta.